Nama :wahyunuryanti
Nim : 13.230.0067
Kelompok : 2
Tugas : PTI (antena)
ANTENA GRID
Antena ini merupakan salah satu antena wifi yang populer,sudut pola pancaran antena ini lebih fokus pada titik tertentu sesuai pemasangannya. Atau sebagai client dai RT/RW NET.
Kegunaan Antena Grid :
Antena ini cocok di pergunakan untuk mengatasi kendala komunikasi dan mengirimkan transmisi secara efektif. Terbuat dari Stainless Steel kualitas industri, dan dilapisi oleh bahan tahan karat.
Antena ini sangat baik dipergunakan pada berbagai macam lingkungan, seperti di atas gedung, di atas tower, di atas bukit. Setiap antena di uji secara ketat mempergunakan network analisis instrument sebelum dikirimkan.
Fungsi antena grid :
Fungsinya adalah dimana antenna ini dapatmenerima dan mengirim signal data dengan sisitem gelombang radio 2,4 Mhz.Dimana data tersebut bisa dalam bentuk intranet atau internet,Untuk memperkuat & mengarahkan sinyal wireless untuk melakukan konesi point to point atau point to multipoint atau sebagai client dai RT/RW NET
Koneksi point to point adalah koneksi jaringan dengan metode pengalihan data di antara dua simpul yang berlainan tanpa perantara atau penghalang. Dan kedudukan dua simpul tersebut setingkat/sejajar.
Contoh :koneksidari ISP (Internet Service Provider) harus masuk langsung ke satu komputer, router atau gateway.
Sedangkan Koneksi point to multipoint adalah koneksi jaringan dengan metode pengiriman penerimaan data dari satu simpul ke banyak simpul.
Contoh :koneksi dari ISP masuk dulu ke hub/switch lalu didistribusikan ke beberapa komputer
Komponen penyusunya yaitu :
1. reflektor
2. pole
3. jumper, fungsinya menghubungkan antena dengan radio.
Antena grid ada 2 macam frekunsi yang berbeda yaitu 5,8Ghzdan 2,4 Ghz
Perbedaan terdapat pada pole nya
sistem kerja antena
Antenna Grid Mesh yang kubuat menggunakan bahan aluminium yang banyak beredar dipasaran, dengan harga yang relatif terjangkau.
Peralatan juga tidak terlalu susah, hampir semua tersedia di daerahku.
Berikut perlengkapan kerja dan bahan untuk membuatnya:
Tools yang sanga tpenting :
Sigmat, utkmengukur.
Tang Rivet.
BorListrik.
Gergajibesi.
Solder Crystal 40 Watt.
Multimeter digital.
Untuk tools lainnya, aku gunakan seadanya saja, mana yg perlu, di cari gitu.
Untuk bahan-bahan :
Batang analuminium 1x1 cm 1 batang ( 6 meter ).
Wire Mesh Aluminium 1x1 m.
Plat aluminium batangan 1 batang
Plat aluminium meteran ( 4 mm ) dengan ukuran 5 x 12 cm.
Pipa PVC 1/2 inch secukupnya
Dop PVC 1/2 inch 2 buah.
Plat besi 5 mm 10 x 10 cm.
Mur/ berukuran 10 panjang 2 inch 4 buah.
Plat besi 5 mm 10 x 20 cm.
Baut Bracket U 2 buah.
Kabel Coaxial RG58A/U 50cm
Konektor female SMA 1 buah
Plat tembaga 3mm secukupnya
Langkah kerja:
Pertama kali yang harus di lakukan adalah membuat Reflektor Grid nya.Potong batang analuminium dengan ukuran 60 cm, sebanyak 2 buah, terus tandai titik 30 cm keduanya, terus di bor pakai mata berukuran 2,5.Kemudian di lengkungkan membentuk bolic, aku menggunakan jasa pembuat meja etalase untuk membengkok kannya.
Lalu potong plat aluminium dengan ukuran sama, di tandai pada titik 30 cm, di bor dan di bengkokkan juga.
Satukan kesemua bahan tadi lalu dibentuk melingkar, terusujung-ujung batang aluminium tsb dipasang plat melingkar lalu dirivet.
Terakhir, pasang Wire Mesh nya dgn cara dipotong mengikut layer-layer yg baru dibuat,terus dirivet juga hingga kokoh.
Fase berikutnya membuat dipole menggunakan plat tembaga, potong plat sesuai keperluan utk sebuah dipole, lalu disatukan menggunakan solder.
Terus, tinggal membuat tiang penyangga untuk dipole tersebut.
Potong pipa PVC 1/2 inch dengan ukuran 19 cm, lalu dipotong lajur tengahnya sedikit untuk menyisipkan dipole tadi.Terus pasang dop bawah ketengah-tengah titik Grid tadi, lalu dirivet hingga tidak bergerak.Dari dop tsb, dari sampingnya dibuat lobang untuk menyelipkan kabel RG58A/U, usahakan ukurannya sama dengan diameter kabel.Terus masukkan kabel tsb yang sebelum nya sudah dipasang konektor SMA melalui lobang tadi dan diteruskan melewati pipa PVC menuju dipole, setelah kabel keluar, lalu disolderke dipole.
Terus, terakhir membuat plat reflektor dipole.Gunting plat aluminium mengikut bentuk contoh digambar.
Lalu dipasang pada dop atas dan dirivet, terus dop ttsb dipasang pada tiang penyangga dipole dan di lem, usahakan semua pengerjaan dibagian ini rapi, jangan sampai ada celah untuk air masuk, kalau punada, usaha kan dilem.
Pekerjaan terakhir yaitu membuat dudukannya dibawah Grid, menggunakan plat besi 10 x 10 cm, dibor mengikut tulang batang analuminium, lalu dirivet secukupnya, sebelumnya dibuatkan lubang untuk dudukan baut sebanyak 4 buah untuk pemasangan polarisasi vertikal/ horizontal.
Terakhir sekali ambil plat 10 cm x 20 cm, lipat bagian ukuran 20 cm pada titik ukuran 10 cm sebesar 45 derajat, lalu pada salah satu bagian dibuatkan lobang menggunakan bor mengikut lobang baut polarisasi sebanyak 4 buah.Terus, pada bagian lainnya dibuatkan lobang untuk baut U Bracket sebanyak 4 buah, terus pasang baut Bracketnya.
Untuk finishing, pasang pigtail melalui Mesh, dengan cara di buat lobang dekat dgn Pipa PVC, tembus kebelakang.Lalu gunakan cat semprot, semprot bagian-bagian yang penting dan perlu, terus dilapis lagi menggunakan cat lapis clear.
Antenna ini sangat cocok digunakan untuk aplikasi Wireless, seperti Hotspot client, dll.
Untuk uji perbandingan dBi, kami menggunakan antenna Yagi pasaran lokal yang banyak dijual secara online.
Dalam uji coba tersebut, dengan jarak antara rumah client dan Tower pemancar 2,5 km, perangkat USB menggunakan merk Hi Power, kabel UTP USB extender 18,5 Meter.
Penggunaan antenna Yagi berhasil mencapaiangka 66~65 dBm,.
Terus antenna nya diganti dengan Grid Mesh, lalu di dirikan,
hasil nya cukup memuaskan, 59~60 dBm menggunakan Software Netstumbler 4.0.
Hari berikutnya dicoba lagi dengan jarak 4 km, perangkat USB menggunakan merk Blue Link BL-U83G 54M wireless USB Adapter, dengan antenna pembanding menggunakan yagi , dengan ketinggian tiang besi 11 meter dengan kabel USB extender 22 meter.
Hasilnya juga cukup memuaskan, signal strenght hingga mencapai 50%, dengan dBm - 65, sedangkan utk yagi itu sendiri, Cuma memiliki 20~24 % signal strenght, perfect experiment.
Senin, 25 November 2013
Antena Sectoral
NAMA : ANI WIJAYANINGSIH
KELAS : 1P51
NIM : 13.230.0002
TEMA : ANTENA SECTORAL
Antenna Sectoral
Antenna Sektoral kadang kala di sebut dengan Antenna Patch Panel pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan antenna omni. Biasanya digunakan untuk Access Point bagi sambungan Point-to-Multi-Point (P2MP). Umumnya antenna sektoral mempunyai polarisasi vertikal, beberapa diantaranya juga mempunyai polarisasi horizontal.
Antenna sektoral umumnya mempunyai penguatan lebih tinggi dari antenna omni sekitar 10-19 dBi. Sangat baik untuk memberikan servis di daerah dalam jarak 6-8 km. Tingginya penguatan pada antenna sektoralpola radiasi yang sempit 45-180 derajat. Jelas daerah yang dapat di servis menjadi lebih sempit, dan ini sangat menguntungkan. biasanya di kompensasi dengan lebar
Pada gambar di bawah di perlihatkan pola radiasi antenna sektoral. Secara umum radiasi antenna lebih banyak ke muka antenna, tidak banyak radiasi di belakang antenna sektoral. Radiasi potongan vertikal tidak berbeda jauh dengan antenna omni.
Antenna sektoral biasanya di letakan di atas tower yang tinggi, oleh karena itu biasanya di tilt sedikit agar memberikan layanan ke daerah di bawahnya.
Tampak pada gambar adalah pola radiasi antenna A2.45LP14 di jual oleh YDI.COM dengan lebar beam 180 derajat. Baik pola radiasi horizontal & pola radiasi vertikal.
Pengertian Antena Sectoral
Antena Sectoral adalah Antena yang mempunyai gain jauh lebih tinggi dibanding omnidirectional antena di sekitar 10-19 dBi. Yang bekerja pada jarak atau area 6-8 km. Sudut pancaran antenna ini adalah 45-180 derajat dan tingkat ketinggian pemasangannya harus diperhatikan agar tidak terdapat kerugian dalam penangkapansinyal.
Pola pancaran yang horisontal kebanyakan memancar ke arah mana antenna ini di arahkan sesuai dengan jangkauan dari derajat pancarannya, sedangkan pada bagian belakang antenna tidak memiliki sinyal pancaran.
Antenna sectoral ini jika di pasang lebih tinggi akan menguntungkan penerimaan yang baik pada suatu sector atau wilayah pancaran yang telah di tentukan.
KELAS : 1P51
NIM : 13.230.0002
TEMA : ANTENA SECTORAL
Antenna Sectoral
Antenna Sektoral kadang kala di sebut dengan Antenna Patch Panel pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan antenna omni. Biasanya digunakan untuk Access Point bagi sambungan Point-to-Multi-Point (P2MP). Umumnya antenna sektoral mempunyai polarisasi vertikal, beberapa diantaranya juga mempunyai polarisasi horizontal.
Antenna sektoral umumnya mempunyai penguatan lebih tinggi dari antenna omni sekitar 10-19 dBi. Sangat baik untuk memberikan servis di daerah dalam jarak 6-8 km. Tingginya penguatan pada antenna sektoralpola radiasi yang sempit 45-180 derajat. Jelas daerah yang dapat di servis menjadi lebih sempit, dan ini sangat menguntungkan. biasanya di kompensasi dengan lebar
Pada gambar di bawah di perlihatkan pola radiasi antenna sektoral. Secara umum radiasi antenna lebih banyak ke muka antenna, tidak banyak radiasi di belakang antenna sektoral. Radiasi potongan vertikal tidak berbeda jauh dengan antenna omni.
Antenna sektoral biasanya di letakan di atas tower yang tinggi, oleh karena itu biasanya di tilt sedikit agar memberikan layanan ke daerah di bawahnya.
Tampak pada gambar adalah pola radiasi antenna A2.45LP14 di jual oleh YDI.COM dengan lebar beam 180 derajat. Baik pola radiasi horizontal & pola radiasi vertikal.
Pengertian Antena Sectoral
Antena Sectoral adalah Antena yang mempunyai gain jauh lebih tinggi dibanding omnidirectional antena di sekitar 10-19 dBi. Yang bekerja pada jarak atau area 6-8 km. Sudut pancaran antenna ini adalah 45-180 derajat dan tingkat ketinggian pemasangannya harus diperhatikan agar tidak terdapat kerugian dalam penangkapansinyal.
Pola pancaran yang horisontal kebanyakan memancar ke arah mana antenna ini di arahkan sesuai dengan jangkauan dari derajat pancarannya, sedangkan pada bagian belakang antenna tidak memiliki sinyal pancaran.
Antenna sectoral ini jika di pasang lebih tinggi akan menguntungkan penerimaan yang baik pada suatu sector atau wilayah pancaran yang telah di tentukan.
Jarkom LAN
Nama : Nudia Trizefa Marindira
Kelas : 1P51
Makul : Pengantar Teknologi Informasi
Tugas : Jaringan Komputer
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).[1] Tujuan dari jaringan komputer adalah[1] agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).[1] Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).[1] Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.[1]
Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.
Local Area Network / LAN
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.
Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama resource (misalnya, printer, scanner) dan saling bertukar informasi.
LAN mempunyai ukuran yang terbatas, yang berarti bahwa waktu transmisi pada keadaan terburuknya terbatas dan dapat diketahui sebelumnya. Dengan mengetahui keterbatasnnya, menyebabkan adanya kemungkinan untuk menggunakan jenis desain tertentu. Hal ini juga memudahkan manajemen jaringan.
LAN menggunakan teknologih transmisi kabel tunggal. LAN tradisional beroperasi pada kecepatan mulai 10 sampai 100 Mbps (mega bit/detik) dengan delay rendah (puluhan mikro second) dan mempunyai faktor kesalahan yang kecil. LAN-LAN modern dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi, sampai ratusan megabit/detik.
Keuntungan dari jenis jaringan LAN seperti lebih irit dalam pengeluaran biaya operasional, lebih irit dalam penggunaan kabel, transfer data antar node dan komputer labih cepat karena mencakup wilayah yang sempit atau lokal, dan tidak memerlukan operator telekomunikasi untuk membuat sebuah jaringan LAN.
Kerugian dari jenis jaringan LAN adalah cakupan wilayah jaringan lebih sempit sehingga untuk berkomunikasi ke luar jaringan menjadi lebih sulit dan area cakupan transfer data tidak begitu luas.
Kelas : 1P51
Makul : Pengantar Teknologi Informasi
Tugas : Jaringan Komputer
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).[1] Tujuan dari jaringan komputer adalah[1] agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).[1] Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).[1] Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.[1]
Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.
Local Area Network / LAN
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.
Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama resource (misalnya, printer, scanner) dan saling bertukar informasi.
LAN mempunyai ukuran yang terbatas, yang berarti bahwa waktu transmisi pada keadaan terburuknya terbatas dan dapat diketahui sebelumnya. Dengan mengetahui keterbatasnnya, menyebabkan adanya kemungkinan untuk menggunakan jenis desain tertentu. Hal ini juga memudahkan manajemen jaringan.
LAN menggunakan teknologih transmisi kabel tunggal. LAN tradisional beroperasi pada kecepatan mulai 10 sampai 100 Mbps (mega bit/detik) dengan delay rendah (puluhan mikro second) dan mempunyai faktor kesalahan yang kecil. LAN-LAN modern dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi, sampai ratusan megabit/detik.
Keuntungan dari jenis jaringan LAN seperti lebih irit dalam pengeluaran biaya operasional, lebih irit dalam penggunaan kabel, transfer data antar node dan komputer labih cepat karena mencakup wilayah yang sempit atau lokal, dan tidak memerlukan operator telekomunikasi untuk membuat sebuah jaringan LAN.
Kerugian dari jenis jaringan LAN adalah cakupan wilayah jaringan lebih sempit sehingga untuk berkomunikasi ke luar jaringan menjadi lebih sulit dan area cakupan transfer data tidak begitu luas.
Jarkom Topologi BUS
NAMA : KIRMA NDANI
NIM : 13.230.0076
KELAS: 1P51
TOPOLOGI BUS
PENGERTIAN
Topologi bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
Topologi bisa menggunakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup serta sepanjang kabel terdapat node-node.
Topologi Bus adalah jalur transmisi dimana signal diterima dan dikirim pada setiap alat/ device yang tersambung pada satu garis lurus (kabel), signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju, sedangkan alat yang lainnya yang bukan tujuan akan mengabaikan signal tersebut/hanya akan dilewati signal.
KARAKTERISTIK TOPOLOGI BUS :
Merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
Paling prevevalent karena sederhana dalam instalasi.
Signal melewati 2 arah dengan satu kabel kemungkinan terjadi collision (tabrakan data atau tercampurnya data).
Permasalahan terbesar jika terjadi putus atau longgar pada salah satu konektor maka seluruh jaringan akan berhenti.
Ciri-ciri :
1. Teknologi lama, dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris
2. Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/komputer
3. Sangat berpengaruh pada unjuk kerja komunikasi antar komputer, karena hanya bisa digunakan oleh satu komputer
4. Kabel “cut” dan digunakan konektor BNC tipe T
5. Diujung kabel dipasang 50 ohm konektor
6. Jika kabel putus maka komputer lain tidak dapat berkomunikasi dengan lain
7. Susah melakukan pelacakan masalah
8. Discontinue Support.
Pada topologi bus dua ujung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan men tap Ethernetnya sepanjang kabel.
KELEBIHAN
-Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
-Harganya lebih murah bila dibandingkan dengan cara star, karena harga kabel yang digunakan lebih murah dan pada jaringan dengan topologi ini tidak dibutuhkan konsetrator.
-Bila salah satu komputer mati, tidak akan mengganggu komputer yang lain.
-Layout kabel sederhana.
KEKURANGAN
- Apabila terjadi kabel yang putus, semua komputer tidak dapat digunakan.
- Sering terjadi tabrakan file data yang dikirim.
- Untuk pengembangan ke arah yang lebih luas mengalami hambatan.
- Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
NIM : 13.230.0076
KELAS: 1P51
TOPOLOGI BUS
PENGERTIAN
Topologi bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
Topologi bisa menggunakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup serta sepanjang kabel terdapat node-node.
Topologi Bus adalah jalur transmisi dimana signal diterima dan dikirim pada setiap alat/ device yang tersambung pada satu garis lurus (kabel), signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju, sedangkan alat yang lainnya yang bukan tujuan akan mengabaikan signal tersebut/hanya akan dilewati signal.
KARAKTERISTIK TOPOLOGI BUS :
Merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
Paling prevevalent karena sederhana dalam instalasi.
Signal melewati 2 arah dengan satu kabel kemungkinan terjadi collision (tabrakan data atau tercampurnya data).
Permasalahan terbesar jika terjadi putus atau longgar pada salah satu konektor maka seluruh jaringan akan berhenti.
Ciri-ciri :
1. Teknologi lama, dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris
2. Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/komputer
3. Sangat berpengaruh pada unjuk kerja komunikasi antar komputer, karena hanya bisa digunakan oleh satu komputer
4. Kabel “cut” dan digunakan konektor BNC tipe T
5. Diujung kabel dipasang 50 ohm konektor
6. Jika kabel putus maka komputer lain tidak dapat berkomunikasi dengan lain
7. Susah melakukan pelacakan masalah
8. Discontinue Support.
Pada topologi bus dua ujung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan men tap Ethernetnya sepanjang kabel.
KELEBIHAN
-Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
-Harganya lebih murah bila dibandingkan dengan cara star, karena harga kabel yang digunakan lebih murah dan pada jaringan dengan topologi ini tidak dibutuhkan konsetrator.
-Bila salah satu komputer mati, tidak akan mengganggu komputer yang lain.
-Layout kabel sederhana.
KEKURANGAN
- Apabila terjadi kabel yang putus, semua komputer tidak dapat digunakan.
- Sering terjadi tabrakan file data yang dikirim.
- Untuk pengembangan ke arah yang lebih luas mengalami hambatan.
- Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
Jarkom LAN
NAMA :SALEH KHAMIS AL-JAIDI
NIM :13.230.0024
KELAS :1P51
BAB I
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer,printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satukesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabelatau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetakpada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node.
Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua,puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.Tujuan dari jaringan komputer adalah untuk menghubungkan jaringan-jaringan yang ada dalam jaringan tersebut sehingga informasi dapat ditransfer dari satu lokasi kelokasi yang lain. Karena suatu perusahaan memiliki keinginan/ kebutuhan yang berbeda-beda maka terdapatberbagai cara jaringan terminal-terminal dapat dihubungkan.Struktur Geometric ini disebut dengan LAN Topologies.Terdapat enam Network Topologi yaitu :
- Hybrid
- Mesh
- Ring
- Bustree
Setiap topologi memiliki karakteristik yang berdeda-beda danmasing-masing juga memiliki keuntungan dan kerugian. Topologi tidak tergantung kepada medianya dan setiap topologi biasanyamenggunakan media sbb :
- Coaxial cable
- Optical cable,
- Twisted pair
- Wireless.
BAB II
PEMBAHASAN
A. MEMBANGUN JARINGAN LAN
1. Pemasangan Kabel
Dalam penyambungan kabel pada konektor Rj-45 ada dua jenis model. Yang pertama dinamakan dengan jenis sambungan Crossover Cable yang kegunaanya untuk menghubungkan dua computer membentuk LAN tanpa melalui hub. Dan untuk menghubungkan antara hub ke sebuah hub lainnya.
Yang kedua dinamakan dengan jenis sambungan Straight-Through Cable yang dipakai untuk menghubungkan computer kesebuah hub.
IP Addres adalah alamat yang diberikan pada jaringan computer dan peralatan jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagi empat kelompok angka decimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.0.1.
IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana networdk ID menentukan alamat jaringan computer, router, switch. Oleh sebab itu IP address. Memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan dimana host itu berada.
B. PERKEMBNGAN JARINGAN LAN
Keunggulan ini berupa kemampuan menggabungkan berbagaimedia komunikasi dengan karakteristik yang berbeda-beda, fleksibel denganperkembangan jaringan, dapat merubah routing secara otomatis jika suaturute mengalami kegagalan, dsb. Misalnya, untuk dapat merubah routing secara dinamis, dipilih mekanisme routing yang ditentukan oleh kondisi jaringan dan elemen-elemen jaringan (router). Selain itu, proses routing jugaharus dilakukan untuk setiap datagram, tidak hanya pada permulaanhubungan. Marilah kita perhatikan struktur header dari protokol IP besertafungsinya masing-masing. Setiap protokol memiliki bit-bit ekstra diluar informasi/data yangdibawanya. Selain informasi, bit-bit ini juga berfungsi sebagai alat kontrol.Dari sisi efisiensi, semakin besar jumlah bit ekstra ini, maka semakin kecilefisiensi komunikasi yang berjalan.
Perkembangan selanjutnya setelah harga computer mikro sudah terjangkau dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan jaringan sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama atau komunikasi antar computer (Peer to Peer System ) tanpa melalui computer pusat.
FUNGSI LAN
Dipergunakan untuk untuk menghubungkan komputer-komputer untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Dari isi yang telah diuraikan, dapat diambil beberapa kesimpulan mengenai jaringan komputer, yakni sebagai berikut :
1. Jaringan komputer merupakan dua atau lebih komputer yang saling terkoneksi dalam sebuah jaringan yang mana mereka mempunyai kemampuan untuk saling berkomunikasi dan bertukar informasi melalui media komunikasi. Jaringan komputer dibentuk oleh perangkat-perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Disamping itu juga diperlukan aturan main yakni protocol, arsitektur jaringan serta pengaturan jaringan yaitu topologi. Jaringan komputrer berkembang secara bertahap hingga menjadi seperti sekaran ini.
2. Jaringan komputer dapat diklasifikasikan berdasarkan cakupan luasannya yaitu LAN, MAN, dan WAN, berdasarkan kecepatan transmisi datanya yakni Low Speed Network, Medium speed network, High speed network, serta Super High Speed network.
3. Jaringan komputer khususnya LAN telah banyak diaplikasikan dalam berbagai bidang dan lembaga antara lain di perusahaan, perguruan tinggi, rumah sakit, dan perpustakaan.
4. Jaringan komputer LAN memiliki kelebihan dan kelemahan antara lain kelebihannya dalam perancangannya LAN maupun pengelolaannya tidak tidak memerlukan pihak lain seperti penyedia jasa telekomunikasi karena LAN dapat bersifat mandiri (jika tidak terhubung ke internet), keamanan LAN lebih mudah terjamin dibandingkan dengan jaringan yang punya cakupan luas seperti Metropolitan Area Network (MAN) maupun Wide Area Network (WAN), dan kecepatan transfer data pada jaringan LAN relatif lebih cepat dibandingkan dengan jaringan lain seperti MAN dan WAN. Kelemahannya adalah LAN hanya melingkupi wilayah yang cukup sempit, sehingga apabila dibutuhkan untuk cakupan area yang lebih luas, beberapa LAN harus digabung menjadi MAN ataupun WAN.
B. SARAN
Saran yang dapat diutarakan disini adalah :
1. Perlu adanya pelatihan mahasiswa/i, agar mampu untuk mengetahui secara umum tentang jaringan yang digunakan,agar tidak terjadi kepanikan jika terjadi gangguan pada jaringan.
2. Perlu adanya teknisi khusus yang menangani jaringan sehingga jika terjadi kerusakan dapat langsung ditangani oleh ahli
NIM :13.230.0024
KELAS :1P51
BAB I
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer,printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satukesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabelatau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetakpada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node.
Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua,puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.Tujuan dari jaringan komputer adalah untuk menghubungkan jaringan-jaringan yang ada dalam jaringan tersebut sehingga informasi dapat ditransfer dari satu lokasi kelokasi yang lain. Karena suatu perusahaan memiliki keinginan/ kebutuhan yang berbeda-beda maka terdapatberbagai cara jaringan terminal-terminal dapat dihubungkan.Struktur Geometric ini disebut dengan LAN Topologies.Terdapat enam Network Topologi yaitu :
- Hybrid
- Mesh
- Ring
- Bustree
Setiap topologi memiliki karakteristik yang berdeda-beda danmasing-masing juga memiliki keuntungan dan kerugian. Topologi tidak tergantung kepada medianya dan setiap topologi biasanyamenggunakan media sbb :
- Coaxial cable
- Optical cable,
- Twisted pair
- Wireless.
BAB II
PEMBAHASAN
A. MEMBANGUN JARINGAN LAN
1. Pemasangan Kabel
Dalam penyambungan kabel pada konektor Rj-45 ada dua jenis model. Yang pertama dinamakan dengan jenis sambungan Crossover Cable yang kegunaanya untuk menghubungkan dua computer membentuk LAN tanpa melalui hub. Dan untuk menghubungkan antara hub ke sebuah hub lainnya.
Yang kedua dinamakan dengan jenis sambungan Straight-Through Cable yang dipakai untuk menghubungkan computer kesebuah hub.
IP Addres adalah alamat yang diberikan pada jaringan computer dan peralatan jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagi empat kelompok angka decimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.0.1.
IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana networdk ID menentukan alamat jaringan computer, router, switch. Oleh sebab itu IP address. Memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan dimana host itu berada.
B. PERKEMBNGAN JARINGAN LAN
Keunggulan ini berupa kemampuan menggabungkan berbagaimedia komunikasi dengan karakteristik yang berbeda-beda, fleksibel denganperkembangan jaringan, dapat merubah routing secara otomatis jika suaturute mengalami kegagalan, dsb. Misalnya, untuk dapat merubah routing secara dinamis, dipilih mekanisme routing yang ditentukan oleh kondisi jaringan dan elemen-elemen jaringan (router). Selain itu, proses routing jugaharus dilakukan untuk setiap datagram, tidak hanya pada permulaanhubungan. Marilah kita perhatikan struktur header dari protokol IP besertafungsinya masing-masing. Setiap protokol memiliki bit-bit ekstra diluar informasi/data yangdibawanya. Selain informasi, bit-bit ini juga berfungsi sebagai alat kontrol.Dari sisi efisiensi, semakin besar jumlah bit ekstra ini, maka semakin kecilefisiensi komunikasi yang berjalan.
Perkembangan selanjutnya setelah harga computer mikro sudah terjangkau dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan jaringan sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama atau komunikasi antar computer (Peer to Peer System ) tanpa melalui computer pusat.
FUNGSI LAN
Dipergunakan untuk untuk menghubungkan komputer-komputer untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Dari isi yang telah diuraikan, dapat diambil beberapa kesimpulan mengenai jaringan komputer, yakni sebagai berikut :
1. Jaringan komputer merupakan dua atau lebih komputer yang saling terkoneksi dalam sebuah jaringan yang mana mereka mempunyai kemampuan untuk saling berkomunikasi dan bertukar informasi melalui media komunikasi. Jaringan komputer dibentuk oleh perangkat-perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Disamping itu juga diperlukan aturan main yakni protocol, arsitektur jaringan serta pengaturan jaringan yaitu topologi. Jaringan komputrer berkembang secara bertahap hingga menjadi seperti sekaran ini.
2. Jaringan komputer dapat diklasifikasikan berdasarkan cakupan luasannya yaitu LAN, MAN, dan WAN, berdasarkan kecepatan transmisi datanya yakni Low Speed Network, Medium speed network, High speed network, serta Super High Speed network.
3. Jaringan komputer khususnya LAN telah banyak diaplikasikan dalam berbagai bidang dan lembaga antara lain di perusahaan, perguruan tinggi, rumah sakit, dan perpustakaan.
4. Jaringan komputer LAN memiliki kelebihan dan kelemahan antara lain kelebihannya dalam perancangannya LAN maupun pengelolaannya tidak tidak memerlukan pihak lain seperti penyedia jasa telekomunikasi karena LAN dapat bersifat mandiri (jika tidak terhubung ke internet), keamanan LAN lebih mudah terjamin dibandingkan dengan jaringan yang punya cakupan luas seperti Metropolitan Area Network (MAN) maupun Wide Area Network (WAN), dan kecepatan transfer data pada jaringan LAN relatif lebih cepat dibandingkan dengan jaringan lain seperti MAN dan WAN. Kelemahannya adalah LAN hanya melingkupi wilayah yang cukup sempit, sehingga apabila dibutuhkan untuk cakupan area yang lebih luas, beberapa LAN harus digabung menjadi MAN ataupun WAN.
B. SARAN
Saran yang dapat diutarakan disini adalah :
1. Perlu adanya pelatihan mahasiswa/i, agar mampu untuk mengetahui secara umum tentang jaringan yang digunakan,agar tidak terjadi kepanikan jika terjadi gangguan pada jaringan.
2. Perlu adanya teknisi khusus yang menangani jaringan sehingga jika terjadi kerusakan dapat langsung ditangani oleh ahli
Jarkom WLAN
Nama : Reny Fatmawati
NIM : 13.230.0057
Kelas : 1P51
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI
JARINGAN KOMPUTER
WLAN (Wireless Local Area Network)
Pengertian Wireless LAN
Wireless LAN adalah jaringan komputer lokal yang menggunakan media transfer data nirkabel atau tanpa kabel. Sama halnya seperti ethernet tanpa kabel, Wireless LAN ini user berhubungan dengan server melalui modem radio. Salah satu bentuk modem radio adalah PC Card yang digunakan untuk laptop. Kecepatan komunikasi wireless LAN ini dapat mencapai kecepatan maksimal 3 MBps. Karakteristik wireless yang fleksibel menjadikan teknologi wireless sebagai salah satu teknologi utama yang diaplikasikan dalam jaringan telekomunikasi. Komunikasi wireless LAN memiliki perkembangan tercepat dan tumbuh sebagai sektor yang sangat penting dalam industri telekomunikasi. Salah satu aplikasi pengembangan wireless untuk komunikasi data adalah wireless LAN. Mengingat karakteristik sistem wireless yang fleksibel untuk diimplementasikan dimana saja seperti perkantoran, industri, rumah sakit maupun perguruan tinggi. Selain itu sistem wireless juga menawarkan berbagai aplikasi diantaranya aplikasi komunikasi antar terminal PC dan koneksi ke jaringan telepon misalnya wireless PABX. Dengan pertimbangan tersebut, wireless LAN dapat memberikan biaya instalasi yang lebih murah disamping sifatnya yang portabel.
Teknologi Wirless LAN
Pada prinsipnya pembangunan link wireless pada implementasi wireless LAN tidak hanya dapat dilakukan dengan teknologi frekuensi radio (RF) tetapi juga dapat menggunakan teknologi infra merah. Tetapi pada saat ini teknologi RF lebih banyak dikembangkan untuk kebutuhan sistem wireless. Teknologi RF sendiri terbagi dalam beberapa teknik akses, salah satu diantaranya yaitu teknik Multiple Akses yang paling sering digunakan para vendor sebagai teknik akses produk wireless mereka, yaitu teknik multiple access FDMA, TDMA dan CDMA. Dalam mengimplementasikan indoor wireless LAN digunakan arsitektur seluler dimana gedung akan dibagi dalam beberapa cell dan setiap cell akan memiliki link wireless. Area cakupan wireless tergantung dari beberapa faktor seperti teknologi yang digunakan, lingkungan pengimplementasian, kecepatan data dll.
Sistem Keamanan Jaringan Wireless LAN
Sistem keamanan jaringan komputer pada LAN kabel akan hilang pada saat kabel jaringan dipotong atau ditap. Sedangkan pada wireless LAN, security akan hilang apabila data dikirimkan tanpa metoda perlindungan. Pencegahan performansi pada wireless data dapat dilakukan dengan menggunakan metode enkripsi atau dengan metode transmisi spread spektrum. Security juga dapat dilakukan dengan menggunakan identifikasi dan validasi terminal yang akan mengakses sistem. Tanpa pengontrolan security, akses-akses seperti jamming paket, airborne virus, tapping dll, dapat terjadi dan tidak dapat terdeteksi oleh layer terbawah dari OSI (physical dan data link). Oleh sebab itu yang harus menjadi perhatian adalah sistem keamanan jaringan komputer yang berbasis wireless LAN.
NIM : 13.230.0057
Kelas : 1P51
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI
JARINGAN KOMPUTER
WLAN (Wireless Local Area Network)
Pengertian Wireless LAN
Wireless LAN adalah jaringan komputer lokal yang menggunakan media transfer data nirkabel atau tanpa kabel. Sama halnya seperti ethernet tanpa kabel, Wireless LAN ini user berhubungan dengan server melalui modem radio. Salah satu bentuk modem radio adalah PC Card yang digunakan untuk laptop. Kecepatan komunikasi wireless LAN ini dapat mencapai kecepatan maksimal 3 MBps. Karakteristik wireless yang fleksibel menjadikan teknologi wireless sebagai salah satu teknologi utama yang diaplikasikan dalam jaringan telekomunikasi. Komunikasi wireless LAN memiliki perkembangan tercepat dan tumbuh sebagai sektor yang sangat penting dalam industri telekomunikasi. Salah satu aplikasi pengembangan wireless untuk komunikasi data adalah wireless LAN. Mengingat karakteristik sistem wireless yang fleksibel untuk diimplementasikan dimana saja seperti perkantoran, industri, rumah sakit maupun perguruan tinggi. Selain itu sistem wireless juga menawarkan berbagai aplikasi diantaranya aplikasi komunikasi antar terminal PC dan koneksi ke jaringan telepon misalnya wireless PABX. Dengan pertimbangan tersebut, wireless LAN dapat memberikan biaya instalasi yang lebih murah disamping sifatnya yang portabel.
Teknologi Wirless LAN
Pada prinsipnya pembangunan link wireless pada implementasi wireless LAN tidak hanya dapat dilakukan dengan teknologi frekuensi radio (RF) tetapi juga dapat menggunakan teknologi infra merah. Tetapi pada saat ini teknologi RF lebih banyak dikembangkan untuk kebutuhan sistem wireless. Teknologi RF sendiri terbagi dalam beberapa teknik akses, salah satu diantaranya yaitu teknik Multiple Akses yang paling sering digunakan para vendor sebagai teknik akses produk wireless mereka, yaitu teknik multiple access FDMA, TDMA dan CDMA. Dalam mengimplementasikan indoor wireless LAN digunakan arsitektur seluler dimana gedung akan dibagi dalam beberapa cell dan setiap cell akan memiliki link wireless. Area cakupan wireless tergantung dari beberapa faktor seperti teknologi yang digunakan, lingkungan pengimplementasian, kecepatan data dll.
Sistem Keamanan Jaringan Wireless LAN
Sistem keamanan jaringan komputer pada LAN kabel akan hilang pada saat kabel jaringan dipotong atau ditap. Sedangkan pada wireless LAN, security akan hilang apabila data dikirimkan tanpa metoda perlindungan. Pencegahan performansi pada wireless data dapat dilakukan dengan menggunakan metode enkripsi atau dengan metode transmisi spread spektrum. Security juga dapat dilakukan dengan menggunakan identifikasi dan validasi terminal yang akan mengakses sistem. Tanpa pengontrolan security, akses-akses seperti jamming paket, airborne virus, tapping dll, dapat terjadi dan tidak dapat terdeteksi oleh layer terbawah dari OSI (physical dan data link). Oleh sebab itu yang harus menjadi perhatian adalah sistem keamanan jaringan komputer yang berbasis wireless LAN.
Jarkom Jaringan Berkabel
Della Nadya Putri (13.230.0032)
IP51
Pengertian wired dalam bahasa yang
simpel ialah pendistribusian informasi melalui kawat. Wired menggunakan kabel
sebagai media penghubung.Singkatnya perangkat tersebut dapat dilihat dan
diraba, makanya dari itu disebut juga telekomunikasi fisik.
Pada
jaringan berkabel, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain
diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam
mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
Jenis
jenis kabel diantaranya adalah:
- Kabel Coaxial
- Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
- Kabel STP (Shielded Twisted Pair)
- Kabel Fiber Optik
- Kabel Coaxial
- Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
- Kabel STP (Shielded Twisted Pair)
- Kabel Fiber Optik
Kelebihan Wired
· Relatif
murah
Persaingan antar vendor
hardware telah menyebabkan sebuah harga sebuah ethernet card lebih
murah dibandingkan Wi-Fi adapter. Sebuah Wi-Fi adapter kelas low end
rata-rata dijual dengan harga US$ 33 s/d 50. Sementara ethernet card dari
kelas yang sama dapat diperoleh dengan harga di bawah US$ 10 belum lagi
peralatan lain seperti router, hub, switch, dan sebagainya. Hampir
selalu dapat dipastikan perlatan wireless lebih mahal dibandingkan
dengan peralatan wired LAN.
Dari segi biaya, jelas Wired LAN
lebih disukai oleh pengguna komputer dibandingkan WLAN. Jika anda termasuk dalam
golongan yang “sensitif harga” maka mungkin WLAN bukan pilihan yang tepat.
·
Tingkat keamanan relatif tinggi
(karena terhubung langsung serta terpantau hubungannya).
Sebuah ethernet card tradisional
menghasilkan kecepatan transfer data hingga 10 Mbps. Sebuah Fast ethernet menwarkan
kecepatah transfer data sepuluh kali lipat ethernet tradisional. Dari segi
kecepatan transfer data atau performa jelas wired LAN lebih unggul daripada WLAN.
Jika anda sering menjalankan aplikasi kelas berat, seperti : streaming video,
CAD/CAM, transfer file musik, sharing file, game 3D, maka wired LAN lebih cocok
dibandingkan dengan WLAN.
Meskipun secara teoritis telah
dikembangkan standar baru WLAN dengan kecepatan transfer data di atas 54 Mbps,
namun dalam prakteknya masih banyak kendala yang harus diatasi untuk mencapai
kecepatan transfer data sebesar itu secara penuh.
· Reliabilitas
Reliabilitas menyangkut aspek
ketersediaan dan keutuhan informasi. Informasi yang dikirim harus sampai ke
tujuan dengan selamat. Peralatan wired LAN seperti : kabel, hub, switch, terlah
terbukti sangat reliable. Kasus di mana data tidak sampai ke tujuan atau rusak
di jalan pada umumnya hanya disebabkan oleh kabel yang terputus atau kerusakan
peralatan oleh sebab lainnya.
Gelombang radio yang digunakan WLAN
masih harus dibuktikan sampai sejauh mana bersifat reliable. Beberapa kasus
gangguan cuaca, kilat, tembok penghalang, interferensi gelombang radio oleh
peralatan lain, dan sebagainya ternyata dapat memepengaruhi informasi yang
dikirim. Vendor WLAN saat ini terus berusaha mengatasi kendala tersebut.
Jika reliabilitas merupakan
pertimbangan utama maka wired LAN tampaknya lebih cocok untuk anda dibandingkan
WLAN.
Kekurangan Wired
· Instalasi
yang kurang terencana bisa terlihat jorok/acak – acakan.
Karena wired LAN menggunakan kabel
dalam medianya maka diperlukan perencanaan dan pengaturan yang lebih
dibandingkan dengan WLAN karena WLAN menggunakan gelombang radio jadi tidak terlihat
media penghubungnya. Jangan sampai kabel – kabel tersebut menjadi kurang
teratur dan dapat merusak keindahan atapun keteraturan dari ruangan tersebut.
·
Kurang fleksibel jika ada ekspansi.
·
Mobilitas yang kurang
·
Wired lan harus di tempatkan di tempat
yang aman
· Security
pada wired lan akan hilang pada saat kabel jaringan di potong atau ditap.
Langganan:
Postingan (Atom)