Jumat, 06 Desember 2013

tata ruang komputer

Nama                   : M. Riyan Aji Faturrohman
NIM                     : 13.230.0070
Kelas                   : 1P51

TATA RUANG KOMPUTER

     Dalam pengelolaan instalasi komputer Analis / perancang harus memperhatikan tata letak komputer / server dan arus kerja departemen IT. Salah satu diantaranya adalah merancang ruang lingkup kerja atau ruang lingkup dimana komputer /server tersebut dioperasikan.

Analis harus memperhatikan :
1. Persyaratan teknis ruang komputer
2. Teknis pelayanan ruang komputer
3. Tata ruang (design) komputer
4. Perlengkapan ruang komputer

Persyaratan teknis ruang komputer
• Perencanaan Ruang Komputer
• Arus Kerja Ruang Komputer

Perencanaan Ruang Komputer
1. Pencahayaan
2. Perhatikan alat penerangan
3. Mempengaruhi kinerja pegawai
4. Devices jangan terkena sinar matahari langsung
5. Tata letak monitor dan lampu
6. Sinar matahari yang masuk dari jendela
Beberapa hal yang juga perlu untuk diperhatikan agar terciptanya kenyamanan dalam penggunaan perangkat komputer adalah :
1.      Usahakan monitor tidak berhadapan langsung dengan cahaya (sinar matahari/lampu).
2.      Menggunakan bahan untuk menutup jendela ruangan dari sinar matahari yang masuk.
3.      Melapisi jendela dengan kaca yang diberi lapisan warna yang dapat mengurangi intensitas sinar matahari yang masuk.
Design Ruang Komputer :
1. Material ruangan (lantai, dinding, plafon
2. Perhatikan noise suara dari luar
3. Perhatikan suhu ruangan dan lantai
4. Perabot yang tepat agar sedap dipandang


Beberapa hal yang juga perlu untuk diperhatikan dalam design ruang komputer :
1.      Untuk dinding dan plafon dapat digunakan material yang mempunyai daya serap yang tinggi terhadapat tingkat kebisingan.
2.      Untuk ruangan yang ber-AC, dapat dipilih penggunaan material lantai yang tidak menimbulkan kondisi dingin, seperti marmer atau keramik.
3.      Untuk ruangan yang menggunakan karpet dapat menggunakan AC dengan temperatur sama dengan suhu ruangan + 25C.
4.      Untuk disain jendela, diusahakan menggunakan jendela yang dapat memperkecil jumlah debu yang masuk.

*      Tata Letak Ruang Komputer
     Tata letak ruang komputer yang harus dibuat sedemikian rupa sehingga orang-orang yang berkepentingan dan erat kaitannya dengan pemrosesan data dapat dengan mudah mencapai ruang komputer.

Tata ruang Komputer :
1.      Memungkinkan petugas/personil/pegawai dapat bekerja dengan nyaman, dimana tersedianya tempat untuk penyimpanan media rekam, media masukan, media keluaran (cetak) dan sebagainya.
2.      Masalah Penempatan resource
3.      Perhatikan penempatan devices (printer, fax, telpon)
4.      Letaknya mudah dijangkau oleh semua user
5.      Bebas medan magnet n listrik, bebas getaran, bebes zat kimia
Syarat teknis untuk sebuah ruang komputer adalah kurang lebih sebagai berikut :
1. Penempatan peralatan / devices
2. Terjaminnya nilai temperatur ruang
3. Terjaminnya kelembaban ruang
4. Bebas dari debu
5. Bebas pengaruh medan magnet dan medan listrik
6. Bebas getaran
7. Bebas asap
8. Bebas dari gas-gas tertentu
9. Bebas zat kimia
10. Terjaminnya nilai pencahayaan
11. Akustik ruangan
Arus Kerja Ruang Komputer

Koordinasi Kerja :
     Koordinasi kerja mengatur pekerjaan-pekerjaan yang diproses dalam komputer, pengumpulan data, pengecekan barang-barang yang diperlukan untuk pekerjaan-pekerjaan individu dan penyusunan prioritas pekerjaan merupakan fungsi-fungsi yang perlu dilaksanakan sebelum pekerjaan masuk ke dalam ruang komputer/mesin.

Setiap pekerjaan yang akan diproses harus dilengkapi lembar intruksi persiapan kerja Nota pekerjaan berisi ;
1. Daftar barang
2. Nama dan kode
3. Sumber barang
4. Petunjuk khusus/ catatan khusus

Kontrol Pekerjaan :
1. Informasi yang ada di lembar kontrol
2. Nomor pekerjaan
3. Nama pekerjaan
4. Identifikasi sistem
5. Nama programmer
6. Bagian programmer
7. Prioritas
8. Perkiraan waktu yang dibutuhkan
9. Letak data
10. Intruksi khusus

Prioritas :
1.      Prioritas pekerjaan di dalam ruang komputer akan diawasi dengan ketat oleh Manajer/Pimpinan.
2.      Pekerjaan yang diproses dalam komputer akan diklasifikasikan dalam bagian-bagian seperti kerja produksi, kerja perkembangan, pengujian, dan pemeliharaan file.
3.      Bagian-bagian seperti itu akan dapat memudahkan penugasan prioritas pekerjaan menurut jumlah waktu yang tersedia untuk pengerjaan tugas prioritas tersebut
Persiapan Data :
     Prosedur-prosedur standar akan ditetapkan oleh Bagian Persiapan Data, yang meliputi seluruh bidang pekerjaan seperti purchasing, deteksi kesalahan, verifikasi, format query, operasi tambahan, pekerjaan khusus, kriteria data valid dan invalid.
Perpustakaan Tape/Disk :
     Suatu metode akan ditetapkan untuk menyimpan rekaman perpustakaan karena semua file disimpan dan dikeluarkan dari perpustakaan dan file input dan output yang bernama disimpan dan dikeluarkan dari perpustakaan, sedangkan untuk file input dan output yang tidak bernama akan disimpan dalam ruang komputer untuk digunakan oleh operator bila diperlukan.
     Rekaman yang disimpan dalam perpustakaan terdiri dari pemakaian tape/disk dan rekaman hidup (video). Pemakaian rekaman akan berisi informasi lengkap berkenaan dengan isi setiap file, sedangakan rekaman hidup akan berisi informasi lengkap berkenaan dengan kehidupan setiap file.

Pengoperasian :
1.      Operasi yang dikerjakan instalasi komputer adalah operasi pengolahan data, yang pada dasarnya terdiri dari beberapa tahap pekerjaan, yang meliputi :
2.      Perancangan pendahuluan (Preliminary Planning)
3.      Studi usulan sistem (Sistem Proposals Studies)
4.      Perancangan sistem detail (Detailed Sistem Design)
5.      Pemrograman
6.      Penyiapan data

7.      Pengetesan sistem (Sistem Testing)

TATA RUANG KOMPUTER

NAMA :YOGI PURNOMO S.
KELAS  :1P51
NIM     :13.230.0061
Pengaturan Ruang Komputer
Perencanaan Ruang Komputer
          Dalam Perencanaan Ruang Komputer harus diperhatikan beberapa hal berikut:
Ø Syarat Pencahayaan Ruang Komputer
Ø Akustik Ruang Komputer
Ø Tata Letak Ruang Komputer
Ø Tata Ruang Komputer
Ø Syarat Teknis Ruang Komputer
Arus Kerja Ruang Komputer
          Dari gambaran arus kerja yang melalui Ruang Komputer, dapat dibuat gambaran yang akurat dari jalur yang dilalui suatu pekerjaan.
          Ada beberapa perencanaan Arus Kerja Ruang Komputer, yaitu:
Ø Koordinasi Kerja
Ø Kontrol Pekerjaan
Ø Prioritas
Ø Persiapan Data
Ø Perpustakaan Tape/Disk
Ø Peoperasian
Pengertian Ruang Komputer adalah tempat perangkat utama komputer diletakkan. Perencanaan Ruang dilihat dari sifat pelayanan:
Pelayanan Close Shop
Pelayanan Open Shop
Pelayanan Close Shop
          Sesuai istilah yang digunakan, pelayanan ini bersifat tertutup, aliran hanya berupa barang, melalui suatu loket.
Pelayanan Open Shop
Pelayanan ini bersifat terbuka, pemakai jasa komputer membawa sendiri garapannya dan mengikuti sampai ruang komputer.
Tata Ruang Komputer
Ø Tata Ruang Komputer meliputi operasi, dokumentasi dan administrasi ruang komputer.
Ø Operasi   Ruang   Komputer : Proses   yang  dikerjakan  diruangan komputer meliputi, proses validasi, kompiling, pengetesan program, pengetesan sistem, dan proses pengolahan data”.
Perlengkapan Ruang Komputer
Ruang Komputer perlu dilengkapi dengan peralatan dan pendukung lain, diantaranya:
Ø Tenaga listrik dan UPS (Uninterruptible Power Supply)
Ø Tanpa adanya listrik, komputer hanyalah benda mati yang tidak ada gunanya.
Ø Pengaturan suhu/AC
Perubahan temperatur di ruang komputer sangat mungkin terjadi, terutama pada saat proses komputerisasi.
Ø Termometer dan Higrometer
Ø Dalam sebuah ruang komputer lebih baik dilengkapi dengan alat pemadam api.



sistem informasi

NAMA : LUKMANUL HAKIM
KELAS : 1P51
NIM : 13.230.0036


SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA PEMBUATAN E-KTP
A.    Apakah e-ktp itu..?
E-ktp atau kartu tanda penduduk elektronik merupakan cara baru yang jitu yang akan ditempuh oleh pemerintah dengan membangun database kependudukan secara nasional untuk memberikan identitas kepada masyarakat.dengan menggunakan sistim biometrik yang ada di dalamnya, maka setiap pemiliki e-ktp dapat terhubung kedalam satu database nasional, sehingga setiap penduduk hanya memerlukan 1 ktp saja.
B.    Latar belakang dibuatnya e-ktp
Proyek e-ktp dilatarbelakangi oleh sistem pembuatan ktp konvensional di indonesia yang memungkinkan seseorang dapat memiliki lebih dari satu ktp. Hal ini disebabkan belum adanya basis data terpadu yang menghimpun data penduduk dari seluruh indonesia. Fakta tersebut memberi peluang penduduk yang ingin berbuat curang terhadap negara dengan menduplikasi ktp-nya.
 Beberapa diantaranya digunakan untuk hal-hal berikut:

1. Menghindari pajak
2. Memudahkan pembuatan paspor yang tidak dapat dibuat di seluruh kota
3. Mengamankan korupsi
4. Menyembunyikan identitas (misalnya oleh para teroris)

Untuk mengatasi duplikasi tersebut sekaligus menciptakan kartu identitas multifungsi, digagaslah e-ktp yang menggunakan pengamanan berbasis biometrik.

Autentikasi menggunakan biometrik yaitu verifikasi dan validasi sistem melalui pengenalan karakteristik fisik atau tingkah laku manusia. Ada banyak jenis pengamanan dengan cara ini, antara lain sidik jari (fingerprint), retina mata, dna, bentuk wajah, dan bentuk gigi. Pada e-ktp, yang digunakan adalah sidik jari.
Tujuan penggunaan biometrik pada e-ktp adalah sebagai berikut:
1. Mencegah adanya pemalsuan
dengan biometrik, autentikasi dilakukan dua tahap, yakni:

- what you have (apa yang kamu punya) melalui fisik kartu e-ktp
- what you are (seperti apa kamu) melalui identifikasi biometrik

Jika terjadi kehilangan kartu, maka orang yang menemukan kartu e-ktp milik orang lain tidak akan dapat menggunakannya karena akan dicek kesamaan biometriknya.

2. Mencegah adanya penggandaan
Dengan e-ktp, seluruh rekaman sidik jari penduduk akan disimpan di afis (automated fingerprint identification system) yang berada di pusat data di jakarta.
Selain tujuan yang hendak dicapai, manfaat e-ktp diharapkan dapat dirasakan sebagai berikut:
1. Identitas jati diri tunggal
2. Tidak dapat dipalsukan
3. Tidak dapat digandakan
4. Dapat dipakai sebagai kartu suara dalam pemilu atau pilkada.
C.    Keunggulan E-KTP

Penggunaan sidik jari e-ktp lebih canggih dari yang selama ini telah diterapkan untuk sim (surat izin mengemudi). Sidik jari tidak sekedar dicetak dalam bentuk gambar (format jpeg) seperti di sim, tetapi juga dapat dikenali melalui chip yang terpasang di kartu. Data yang disimpan di kartu tersebut telah dienkripsi dengan algoritma kriptografi tertentu. Proses pengambilan sidik jari dari penduduk sampai dapat dikenali dari chip kartu adalah sebagai berikut:

Sidik jari yang direkam dari setiap wajib ktp adalah seluruh jari (berjumlah sepuluh), tetapi yang dimasukkan datanya dalam chip hanya dua jari, yaitu jempol dan telunjuk kanan.

Struktur e-ktp sendiri terdiri dari sembilan layer yang akan meningkatkan pengamanan dari ktp konvensional. Chip ditanam di antara plastik putih dan transparan pada dua layer teratas (dilihat dari depan). Chip ini memiliki antena didalamnya yang akan mengeluarkan gelombang jika digesek. Gelombang inilah yang akan dikenali oleh alat pendeteksi e-ktp sehingga dapat diketahui apakah ktp tersebut berada di tangan orang yang benar atau tidak.

Untuk menciptakan e-ktp dengan sembilan layer, tahap pembuatannya cukup banyak, diantaranya:

1. Hole punching, yaitu melubangi kartu sebagai tempat meletakkan chip
2. Pick and pressure, yaitu menempatkan chip di kartu
3. Implanter, yaitu pemasangan antenna (pola melingkar berulang menyerupai spiral)
4. Printing,yaitu pencetakan kartu
5. Spot welding, yaitu pengepresan kartu dengan aliran listrik
6. Laminating, yaitu penutupan kartu dengan plastik pengaman.
Proseder pembuatan E-KTP
input :
1. Warga
2. Fotocopy kartu keluarga
3. Surat pengantar RT
4. Biaya administrasi
Proses :
1. Entry data
2. Pengambilan foto
3. Perekaman Tanda Tangan
4. Perekaman sidik Jari
5. Scan retina mata
Output :

1. E-KTP

pengaturan ruang komputer

NAMA : MUHAMMAD RIDWAN KHAMDANI
NIM : 13.230.0060
KELAS : 1P51


Pengaturan Ruang Komputer
Ruang Komputer
1. Perencanaan Instalasi
2. Persyaratan Tempat
3. Perencanaan Perluasan Perlengkapan

Perencanaan Instalasi
Jadwal instalasi harus realistis
Dilakukan oleh ahli
Fasilitas
- Fisik
 Pegawai
- Perluasan
Persyaratan Tempat

Perencanaan ini harus sangat akurat dengan memperhatikan structural alteration, untuk meminimalkan penambahan peralatan yang akan mempengaruhi kualitas ruang komputer. 

Perencanaan Perluasan
Meningkatnya penggunaan komputer secara otomatis akan menurunkan kemampuannya.
hal ini perlu diperhatikan agar data yang digunakan akan selalu dalam keadaan baik dan terjamin kebenarannya (up to date). 
Pengaturan Ruang Komputer
1.     Persyaratan Teknis Ruang Komputer
2.      Teknis Pelayan Ruang Komputer
3.     Tata Ruang Komputer
4.     Perlengkapan Ruang Komputer
Persyaratan Teknis R. Komputer
. Perencanaan Ruang Komputer
-         Pencahayaan
-         Akustik
-         Tata Letak Ruang Komputer
-Rang Teknisi
-Ruang Penyimpanan Data
-Ruang Pemrogram

Persyaratan Teknis R. Komputer
Tata Ruang Komputer
     -tempat kerja untuk menyiapkan, mengatur, mengubah masukkan dan keluaran hasil proses
      -Tempat penyimpanan dokumen
      -Gudang sebagai tempat persediaan semua kebutuhan ruang komputer yang disediakan maksimum 2 hari sebelum digunakan.

Persyaratan Teknis R. Komputer
Syarat Teknis Ruang Komputer
   -Terjaminnya temperatur, kelembaban dan pencahayaan ruangan
   - Bebas Debu
 -Bebas Getaran
- Bebas Pengaruh medan magnet dan listrik
- Bebas Gas dan Asap
- Bebas Zat-zat Kimia
2. Arus Kerja Ruang Komputer
2.1. Koordinasi Kerja
- Prioritas
- Volume
- Lembar Kontrol Pekerjaan
- Daftar Barang-barang
- Sumber Barang
- Petunjuk Khusus Pengerjaan
- Maintaining of Log
- Pengecekkan Data Output
Kecermatan output dapat diukur, dan hasil yang tidak cermat diserahkan secepatnya kepada sistem analis untuk diperiksa dan dicarikan solusinya agar output buruk tersebut tidak terjadi lagi. 
2.2. Kontrol Pekerjaan
Untuk menjamin bahwa suatu pekerjaan dilaksanakan dengan baik maka perlu menggunakan lembar instruksi persiapan pekerjaan.
- Nama dan Lokasi Personil
- Prioritas Pekerjaan
- Waktu Pengerjaan
- Running job
2.3. Prioritas PekPrioritas pekerjaan akan diawasi lansung oleh Manager Pengolahan Data.
erjaan
Klasifikasi :
- Kerja Produksi
- Kerja Perkembangan
- Pengujian
- Pemeliharaan File
Teknis  Pelayanan R .Komputer
n  Pelayanan Open Shop
n  Pelayanan Closed Shop

Tata Ruang Komputer
n  Batch-processing sistem
n  On-time sistem
Perlengkapan Ruang Komputer
n  UPS
n  STABILIZER
n  RACUN API







Kamis, 05 Desember 2013

SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PERHOTELAN



Nama             : Dela Nadya Putri
Nim                : 13.230.0028
Kelas              : 1P51
Tu
SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PERHOTELAN

Perkembangan teknologi informasi di Indonesia mengikuti perkembangan perusahaan yang bergerak dalam bidang  bisnis perhotelan.Sebagaimana diketahui bahwa makin cepatnya suatu hotel dalam melayani tamu dalam hal proses reservasi,check in serta check out akan meningkatkan kepuasan tamu hotel.Dengan adanya perkembangan system informasi yang berbasis computer akan menjawab berbagai masalah khususnya dalam hal proses reservasi,check in serta check out.Selain itu dengan teknologi tersebut juga akan meningkatkan operasional internal departemen karna data dapat diolah dengan cepat dan akurat sehingga menghasilkan suatu informasi yang bermanfaat bagi pebisnis hotel.


·        INPUT
- Data customer
- Data receptionist
- Pilih jenis layanan
- Data kamar
-Tanggal check in
-Tanggal check out

·        PROSES
- Hitung biaya
- Transaksi
- Pembuatan laporan

·        OUTPUT
- Data total transaksi
- Pembuatan bukti transaksi
- Bukti transaksi

JARINGAN BERKABEL (WIRED NETWORK)



Nama: Dela Nadya Putri
Nim     : 13.230.0028
Kelas   : 1p51
Tugas Jaringan Komputer

JARINGAN BERKABEL (WIRED NETWORK)
Kabel jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu perangkat jaringan ke lainnya atau untuk menghubungkan dua atau lebih komputer ke printer, scanner dll. Berbagai jenis kabel jaringan seperti kabel coaxial, kabel serat optik, kabel Twisted Pair yang digunakan tergantung pada topologi jaringan, protokol dan ukuran.
Beberapa kabel jaringan komputer yang sering digunakan dalam jaringan:
Unshielded Twisted Pair (UTP) Cable
Kabel twisted pair ada dalam dua varietas: shielded dan unshielded. Unshielded twisted pair (UTP) adalah yang paling populer dan umumnya pilihan terbaik untuk jaringan sekolah. Kualitas UTP dapat bervariasi dari kelas kawat standar sampai kabel yang berkecepatan tinggi. Kabel ini memiliki empat pasang kawat di dalamnya. EIA/TIA (Electronic Industry Association/Telecommunication Industry Association) telah menetapkan standar UTP.
 Kabel Jaringan Komputer Coaxial Cable
Kabel koaksial memiliki konduktor tembaga tunggal di pusatnya. Sebuah lapisan plastik menyediakan insulasi antara konduktor pusat dan perisai logam . Perisai logam membantu untuk memblokir setiap gangguan luar dari lampu neon, motor, dan komputer lainnya.
Meskipun kabel koaksial sulit untuk diinstal, tetapi kelebihannya adalah sangat tahan terhadap sinyal interferensi. Selain itu, dapat mendukung panjang kabel yang lebih besar antara perangkat jaringan daripada kabel twisted pair.
Kabel Jaringan Komputer Fiber optic cable
Kabel serat optik terdiri dari inti pusat dikelilingi oleh beberapa lapisan kaca bahan pelindung. Pelindung ini mentransmisikan cahaya sinyal elektronik dan menghilangkan masalah gangguan listrik. Hal ini membuat ideal untuk lingkungan tertentu yang mengandung sejumlah besar gangguan listrik. Fiber optic cable juga merupakan standar untuk menghubungkan jaringan antar gedung, karena kekebalan terhadap efek kelembaban dan pencahayaan.
Kabel serat optik memiliki kemampuan untuk mengirimkan sinyal melalui jarak jauh lebih lama daripada twisted pair dan coaxial. Fiber optic cable juga memiliki kemampuan untuk membawa informasi pada kecepatan jauh lebih besar. Kapasitas ini memperluas kemungkinan komunikasi mencakup layanan seperti konferensi video dan layanan interaktif.
Kelebihan Wired
·         Relatif murah
Persaingan antar vendor hardware telah menyebabkan sebuah harga sebuah ethernet card lebih murah dibandingkan Wi-Fi adapter.
·         Tingkat keamanan relatif tinggi (karena terhubung langsung serta terpantau hubungannya).
·         Performa/Stabilitas jaringan dan bandwith yang lebih tinggi dan lancar
Sebuah ethernet card tradisional menghasilkan kecepatan transfer data hingga 10 Mbps. Sebuah Fast ethernet menwarkan kecepatah transfer data sepuluh kali lipat ethernet tradisional. Dari segi kecepatan transfer data atau performa jelas wired LAN lebih unggul daripada WLAN.
  • Reliabilitas
Reliabilitas menyangkut aspek ketersediaan dan keutuhan informasi. Informasi yang dikirim harus sampai ke tujuan dengan selamat. Peralatan wired LAN seperti : kabel, hub, switch, terlah terbukti sangat reliable.
Kekurangan Wired
·         Instalasi yang kurang terencana bisa terlihat jorok/acak – acakan.
Karena wired LAN menggunakan kabel dalam medianya maka diperlukan perencanaan dan pengaturan yang lebih dibandingkan dengan WLAN karena WLAN menggunakan gelombang radio jadi tidak terlihat media penghubungnya..
·         Kurang fleksibel jika ada ekspansi.
·         Mobilitas yang kurang
·         Wired lan harus di tempatkan di tempat yang aman
Security pada wired lan akan hilang pada saat kabel jaringan di potong atau ditap.